Mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan FE UII Raih Gelar Profesi

Sebanyak 50 mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan D3 FE UII meraih gelar profesi dari Ikatan Bankir Indonesia. Gelar profesi tersebut diberikan oleh Ikatan Bankir Indonesia kepada pemilik sertifikat kompetensi yang teleh memenuhi kualifikasi dan dinyatakan kompeten dalam uji sertifikasi kompetensi profesi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) sebagai LSP yang telah memiliki lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Penyerahan gelar profesi yang digelar di Plaza Mandiri Jakarta pada pada Senin, 10 Desember 2018 lalu merupakan  kegiatan rutin tahunan yang dihadiri oleh direksi bank seluruh Indonesia dan dilaksanaan bersamaan dengan kegiatan seminar Economic Outlook Perbankan 2019 sekaligus dalam rangka memperingati hari jadi Ikatan Bankir Indonesia ke-13. Dra. Diana Wijayanti, MSi., Ketua Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan FE UII yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengemukakan bahwa pelaksanaan sertifikasi bagi mahasiswa vokasi merupakan satu hal yang sangat diperlukan saat ini mengingat makin tingginya kompetisi memasuki dunia kerja.  Perguruan tinggi dituntut untuk dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan industri terlebih setelah diimplementasikannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sejak akhir 2015 lalu. Diharapkan, melalui program sertifikasi tersebut, dapat meningkatkan kualitas lulusan Prodi Perbankan dan Keuangan sehingga memiliki nilai tambah dan siap bersaing memasuki dunia kerja.

PROGRAM DIPLOMA 3 FE UII SUKSES SELENGGARAKAN ERP SIM COMPETITION

Program Diploma 3 Ekonomi Universitas Islam Indonesia sukses menyelenggarakan serangkaian kegiatan kompetisi Enterprise Resource Planning (ERP). Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan sebuah teknologi sistem informasi yang terintegrasi dan digunakan oleh perusahaan manufaktur kelas dunia untuk meningkatkan kinerjanya.

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan Kuliah Umum Implementasi ERP melalui ERP Simulation Competition yang dilaksanakan tanggal 7 Desember 2018. Dalam kuliah umum tersebut peserta kuliah umum yang merupakan mahasiswa aktif program studi akuntansi diploma 3 Ekonomi UII dibekali tentang pengetahuan dasar penerapan ERP dalam proses bisnis perusahaan. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Babak Penyisihan Kompetisi ERP yang dilaksanakan tanggal 11 Desember 2018. Pada babak penyisihan ini diikuti 24 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 4 Mahasiswa. Setelah melalui babak penyisihan, terpilihlah 12 kelompok yang melaju ke babak final pada hari Kamis tanggal 13 Desember 2018. Pada babak final tersebut diambil 3 posisi teratas. Juara 1 diraih oleh tim Uzma dengan beranggotakan Rinna Rahayu, Putut Arif Prabowo, Mareta Devi Amandasari, dan Habibullah. Juara 2 diarih oleh tim Barakallah yang beranggotakan Galih Reva Sugiarto, Arlin Yunara, Arie Agustiana, dan Choki Pasaribu. Juara 3 diaraih tim Fattan yang beranggotakan Danny Zakaria, Yusuf Afandi, Hadid Fajar R., dan Said Haidar Naser. Pada kesempatan tersebut masing-masing juara 1 memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 1.000.000, sertifikat, dan medali. Juara 2 memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 750.000, sertifikat, dan medali. Juara 3 memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 500.000, sertifikat, dan medali

Di dalam kompetisi, mahasiswa melakukan praktik membuat pengambilan keputusan penjualan, pembelian dan produksi yang dilakukan juga dalam melakukan strategi pemasaran produk. Mahasiswa melakukan analisa atas data yang dimiliki dengan cara membaca data perusahaan, data pasar dan juga untuk melakukan monitoring atas nilai pasar perusahaan.

Kriteria penilaian dalam kompetisi tersebut tidak hanya melihat pada kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba. Lebih dari itu kompetisi juga melihat nilai perusahaan dengan memperhatikan kemampuan perusahaan dalam melunasi hutang jangka pendeknya. Sehingga setiap tim akan berusaha untuk meningkatkan nilai perusahaan yang dikelolanya dengan memaksimalkan manajemen keuangan perusahaan.

Dra. Marfuah, Ak selaku Ketua Program Studi Akuntansi Program Diploma 3 Ekonomi sebagai inisiator serangkaian kegiatan ERP Competition ini. Beliau menuturkan melalui kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa Diploma 3 tentang proses bisnis yang terjadi pada perusahaan yang telah menggunakan software ERP, serta meningkatkan kompetensi mahasiswa Diploma 3 agar dapat bersaing di dunia kerja.

Membangun Bisnis Yang Berlimpah Pahala

Yogyakarta, 4 Desember 2018.- Kemajuan werisausahaan saat ini senantiasa mengiringi langkah setiap usaha yang dilakukan oleh para pelaku usaha. Namun seiring dengan perkembangannya, sebagai seorang usahawan muslim kita wajib mengingat bahwa dalam menjalankan usaha kita harus bergantung pada Allaah SWT sehingga dapat mewujudkan usaha yang Syariah dan sesuai apa yang telah dicontohkan Rasulullaah SAW.

Dalam rangka meningkatkan semangat entrepreneur Syariah kepada para mahasiswa/I, Prodi Perbankan dan Keuangan Program Diploma III Ekonomi menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan bertema ‘Bisnis Berlimpah Pahala’ yang disampaikan oleh Bapak Very Adi Setiawan (Presiden Jogja Kangen Water) pada hari Rabu 05 Desember 2018 bertempat di Auditorium Kahar Muzakir UII.

Acara diawali dengan pembacaan Al Qur’an oleh Ibu Syahdara dan kemudian dilanjutkan sambutan oleh Dekan Fakultas Ekonomi UII, Bapak Jaka Sriyana dan dimoderatori oleh Bapak Ahmad Rifqi Hidayat selaku Dosen di Prodi Perbankan dan Keuangan Diploma III Ekonomi. Pada sesi pemaparan oleh Bapak Very terdapat beberapa pesan yang disampaikan kepada mahasiswa/i yaitu bahwa kunci sukses dalam berbisnis adalah senantiasa mengingat Allaah, “Sukses itu jika kita sadar bahwa semua adalah milik Allaah, sehingga biasa saja jika semua datang dan tidak sedih jika semua hilang” tuturnya. Selain itu, terdapat 4 (empat) pilihan yang dapat dilakukan oleh mahasiswa/i ketika lulus kuliah dan ingin memulai bisnis yaitu menjadi: 1) Employer; 2) Self Employer; 3) Business Owner; dan 4) Investor.

Acara seminar berlangsung meriah dengan dihadiri oleh 575 peserta yang berasal dari luar prodi Perbankan dan Keuangan dan beberapa peserta dari luar Universitas Islam Indonesia. Para peserta antusias mengikuti acara hingga selesai. Para mahasiswa/i diberikan motivasi dan tips agar dapat menjadi entrepreneur Syariah yang sukses. Inti dari Bisnis Berlimpah Pahala adalah “Perencanaan yang detail dan yakin kepada Allaah” dan “Berbisnislah dengan seseorang yang membuat Anda lebih dekat dengan Allaah”.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para peserta yang aktif berinteraksi selama acara berlangsung serta foto Bersama.

Kuliah Umum: Profesi Waqf Planner Dalam Industri Keuangan Syariah

Pada hari Kamis, 8 November 2018 bertempatan di Gedung Auditorium D3 Ekonomi Universitas Islam Indonesia, prodi Perbankan dan Keuangan mengadakan kuliah umum yang bekerja sama dengan Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia. Kuliah umum yang dihadiri sebanyak 200 mahasiswa ini, terdiri dari mahasiswa Prodi Perbankan dan Keuangan angkatan 2016, 2017 dan 2018. Dengan mengangkat tema Profesi Waqf Planner dalam Industri Keuangan Syariah, materi kuliah umum disampaikan langsung oleh Bapak Roy Renwarin, selaku Senior Business Consultant pada Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia.

Pada kuliah umum ini mahasiswa diedukasi tentang wakaf, potensi wakaf yang dimiliki oleh Indonesia dan profesi wakaf planner. Ternyata Indonesia mempunyai potensi wakaf yang besar. Berdasarkan data dari Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia, potensi tanah wakaf di Indonesia cukup besar, dengan total tanah wakafnya sudah mencapai 430.000 Ha yang nilai transaksinya hampir setara Rp 370 triliyun. Melihat besarnya potensi wakaf yang ada di Indonesia, dibutuhkanlah adanya profesi wakaf planner dalam menghimpun dan mengelola wakaf yang ada. Wakaf planner adalah konsultan atau perencana wakaf yang perannya adalah untuk mengembangkan wakaf di Indonesia.

Menurut Kaprodi Perbankan dan Keuangan, Dra. Diana Wijayanti, M. Si, dengan adanya kuliah umum yang bekerjasama dengan YEWI ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada mahasiswa perbankan tentang besarnya potensi wakaf yang ada di Indonesia dan profesi wakaf planner, sehingga dapat menambah kompetisi bagi lulusan mahasiswa D3 Perbankan dan Keuangan Universitas Islam Indonesia.

 

UII Perkuat Sinergi dengan Mitra Industri Perbankan

Universitas Islam Indonesia (UII) mempunyai komitmen menghasilkan lulusan dengan kemampuan dan kompetensi mumpuni di bidangnya, termasuk dalam dunia industri. Salah satu upaya dilakukan oleh Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan UII dengan menjaring kerjasama dengan mitra-mitra, khususnya di bidang perbankan dan keuangan dalam hal magang mahasiswa.

Hal tersebut tertuang dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara UII dengan beberapa mitra lembaga keuangan dalam kegiatan Finance and Banking Week 2018 yang diselenggarakan oleh Program Studi D3 Perbankan dan Keuangan UII, pada Kamis (18/10) di Auditorium Prof. Dr. Abdulkahar Muzakir, Kampus Terpadu UII, Jl. Kaliurang KM. 14,5 Sleman.

Adapun beberapa mitra yang terlibat dalam penandatanganan MoU tersebut ialah Bank BPD DIY, Bank BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat Indonesia, BPRS Unisia Insan Indonesia, Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan, Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia, serta BMT Bangun Rakyat Sejahtera.

Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penandatanganan MoU yang dilakukan antara UII dengan 8 (delapan) mitra perbankan dan keuangan ini diharapkan menjadi energi positif serta langkah yang baik untuk kedepannya.

“Kerjasama ini merupakan awal yang baik, karena saat ini bukan lagi saatnya berkompetisi, namun harus berkolaborasi untuk mengikat energi positif guna menebar manfaat di bumi pertiwi ini”, tuturnya.
Sementara Ketua Panitia, Aidha Trisanty, S.E., M.M. menyampaikan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini ialah untuk menyiapkan serta mewadahi sumber daya manusia (SDM) dalam memenuhi kebutuhan industri.

“Pendidikan tinggi vokasi dalam operasional pembelajaran memberikan penekanan pada keahlian praktikal, sehingga output yang dihasilkan dapat langsung terjun ke dunia kerja sebagaimana kebutuhan industri.” Sehingga kegiatan yang didukung oleh beberapa mitra, diantaranya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Bank Muamalat, Bank BNI Syariah, Bank BPD DIY, Bank Syariah Mandiri dan Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) diharapkan dapat mejadi wadah mahasiswa mengembangkan kompetensi Ungkapnya.

Pentingnya SDM yang Kompeten di Era Digital

Rangkaian kegiatan Finance and Banking Week 2018 mencakup Penandatanganan MoU antara UII dengan beberapa mitra, Lomba Kompetensi Mahasiswa Perbankan Tingkat Nasional, serta seminar nasional Vokasi Perbankan dengan mengangkat tema “Mewujudkan SDM yang Kompeten di Era Digital Banking”.

Ketua Umum Asosiasi D3 Keuangan dan Perbankan Indonesia, Samsul Hadi, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa mulai tahun 2018 pemerintah mulai fokus dan memprioritaskan kemampuan dan kompetensi sumber daya manusia.

“Indonesia diprediksi akan menjadi 4 besar negara terkuat ekonominya pada tahun 2045, oleh karena itu saat ini pemerintah mulai fokus menyiapkan pembangunan SDM yang adaptif terhadap perubahan, kreatif, produktif, dan etos kerja yang tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Head of Human Capital Officer Bank Muamalat Indonesia, Riksa Prakoso menyampaikan bahwa perlu kompetensi khusus (soft skill) untuk dapat bertahan ditengah perkembangan teknologi yang berkembang sangat pesat.

“Secanggih apapun perubahan teknologi jangan pernah takut, asal kalian open minded, tanggap terhadap perubahan, excellent, kompeten dan berintegritas, karena secanggih apapun teknologi kalau dipegang oleh orang yang tidak bertanggungjawab jangan harap ada manfaatnya,” pungkasnya. (IHD/RS)

Pasar Kreativitas Mahasiswa (PKM) D3 Ekonomi UII 2018

Pasar Kreativitas Mahasiswa (PKM) adalah salah satu kegiatan tahunan yang digelar sebagai rangkaian acara ulang tahun Program Diploma 3. Dalam Pasar Kreativitas Mahasiswa (PKM) diselenggarakan 3 lomba yaitu Lomba Business Plan oleh Prodi Manajemen, Lomba Cerdas Cermat Akuntansi dan Lomba Perpajakan oleh Prodi Akuntansi, serta Lomba Roleplay dan Hitung Uang oleh Prodi Perbankan dan Keuangan. […]

Kuliah Umum dan Wokshop “Cara Mudah Mengelola Keuangan dengan Menggunakan Smartphone bagi Pelaku UKM”

Kuliah Umum dan Wokshop
“Cara Mudah Mengelola Keuangan dengan Menggunakan Smartphone
bagi Pelaku UKM”

Baru-baru ini Prodi Akuntansi Diploma III Ekonomi Universitas Islam Indonesia mengadakan Kuliah Umum dan Workshop “Cara Mudah Mengelola Keuangan dengan Menggunakan Smartphone bagi Pelaku UKM” yang pelaksanaannya bertepatan pada tanggal 18-19 April 2018 bertempat di Auditorium Lantai 4 Gedung Diploma III Ekonomi UII. Acara tersebut dimaksudkan untuk dua peserta yang berbeda, yakni untuk mahasiswa di hari pertama dan untuk pelaku UKM di hari kedua.

Pada hari yang pertama, mahasiswa dibimbing oleh dosen dari PKN STAN yakni Bapak Muhadi Prabowo, MBA., Ak., CA dan Ibu Khusnaini, SST., Ak., M.A.B yang menjelaskan tentang bagaimana membuat keuangan dengan mudah hanya dengan bantuan smatphone atau HP yang telah dimiliki. Maksud dari kuliah umum ini adalah sebagai pembelajaran dan juga penambahan kemampuan berupa skill sehingga mahasiswa diharapkan mampu menerapkannya pada masyarakat luas khususnya pada masyarakat yang terjun didunia bisnis.

Pada hari kedua, peserta yang hadir adalah para pelaku UKM di wilayah Kabupaten Sleman. Mereka sangat antusias hadir untuk mengetahui cara pembuatan laporan keuangan dengan menggunakan HP. Dengan dibimbing oleh Tim Dosen Prodi Akuntansi Diploma III Ekonomi UII, para peserta mengikuti acara workshop ini dengan serius sampai selesai.

Dalam acara ini turut hadir dari Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Direktorat Jenderal Pajak Pusat Bapak Dr. Eddi Wahyudi, S.T., M.M, Kepala Bidang Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman Bapak Fahmi Khoiri, dan juga Tenaga Ahli Kelembagaan Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kabupaten Sleman Bapak Roy Martfiyanto, Ak., M.Si., CA.

Kuliah Umum dan Wokshop
“Cara Mudah Mengelola Keuangan dengan Menggunakan Smartphone
bagi Pelaku UKM”

D3 Ekonomi UII Selenggarakan Sosialisasi dan Workshop Penyusunan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

D3 Ekonomi UII dan Bank Syariah Mandiri Selenggarakan Literasi Keuangan Perbankan bagi Mahasiswa

Dalam rangka meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait produk layanan lembaga keuangan khususnya perbankan syariah, D3 Ekonomi UII bekerjasama dengan Bank Syariah Mandiri KCP Kaliurang menyelenggarakan kegiatan kuliah pakar dengan tema “Perencanaan Keuangan Berbasis Investasi Emas”.

Kegiatan yang diselenggarakan pada 19 maret 2018 ini bertempat di auditorium D3 Ekonomi UII dan menghadirkan pemateri Bp. Rony Irawan (BSM KCP Kaliurang) serta Bp. Andry (BSM KCP Godean).  Kegiatan ini merupakan salah satu program literasi keuangan yang memberikan gambaran kepada mahasiswa tentang produk investasi emas yang dapat digunakan dalam melaksanakan kegiatan perencanaan keuangan.

Laksanakan Supervisi Magang, D3 Perbankan dan Keuangan Kunjungi Mitra Perbankan

Magang kerja merupakan salah satu kegiatan yang wajib diikuti mahasiswa D3 Ekonomi UII khususnya prodi Perbankan dan keuangan dalam menjalankan studinya. Magang ditempuh selama satu bulan pada semester ke-enam. Mahasiswa yang melaksanakan kegiatan magang selama satu bulan penuh beraktivitas layaknya seorang karyawan dan terlibat dalam kegiatan yang dilaksanakan diinstansi magang.

Pada periode magang semester genap tahun ajaran 2017/2018 ini, mahasiswa D3 Perbankan dan Keuangan  UII melaksanakan kegiatan magang dibeberapa industri perbankan dan keuangan, diantaranya; Bank Syariah Mandiri, Bank BTN Syariah, Bank Muamalat, Bank Syariah UII, KSPPS BMT Tamzis dan Asuransi Askrida.

Sebagai bagian dari pelaksanaan kegiatan tersebut, prodi Perbankan dan Keuangan melaksanakan kegiatan supervisi berupa kunjungan kepada lokasi magang yang ditempati oleh mahasiswa. Hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan dilapangan juga dilaksanakan dalam rangka menjaring masukan dari user (instansi magang) terkait kegiatan magang yang diikuti mahasiswa, termasuk dalam hal kompetensi serta soft skill yang dimiliki mahasiswa. Masukan  user tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi oleh prodi untuk melakukan pengembangan kompetensi mahasiswa.