Archive for month: May, 2026

Dosen Prodi Bisnis Digital Lulus Sertifikasi Pendamping Kewirausahaan dan Konsultan Inkubator Bisnis

 

Dalam rangka meningkatkan kompetensi dosen, maka Program Studi Bisnis Digital memberikan kesempatan kepada para dosen untuk mempertajam kompetensi di bidang bisnis dengan mengikuti sertifikasi kompetensi. Semua dosen dinyatakan lulus dalam sertifikasi tersebut. Ujian sertifikasi tersebut dilaksanakan 2 kali yaitu tahun 2025 dan 2026.

Gambar 1. Uji Sertifikasi 20-21 Juni 2025 di Yogyakarta

Gambar 2. Uji Sertifikasi 21-23 Mei 2026 di Jakarta

Para dosen yang telah lulus sertifikasi adalah:

  • Arief Darmawan SE., MM (Pendamping Kewirausahaan)
  • Dr Maisaroh SE., MSi (Pendamping Kewirausahaan dan Konsultan Inkubator Bisnis)
  • RR Siti Muslikhah SE, MSc (Pendamping Kewirausahaan)
  • Mellisa Fitri Andriyani Muzakir (Pendamping Kewirausahaan)
  • Masyithoh Annisaush Sholihah, MSc (Konsultan Inkubator Bisnis)
  • Muzariyantomi SE., MT (Konsultan Inkubator Bisnis)
  • Khoirina Noor Anindya SE., MSc (Pendamping Kewirausahaan)

Ketua Program Studi Bisnis Digital, Bapak Arief Darmawan SE., MM menyatakan “Alhamdulillah, sertifikasi ini menjadi bukti pengakuan formal atas keahlian dari para dosen dalam merancang program inkubasi, memberikan mentoring dan coaching, serta mengawal pertumbuhan pelaku UMKM dan startup, baik untuk mahasiswa maupun masyarakat pada umumnya”. Dengan sertifikasi kompetensi ini, para dosen diharapkan dapat mengembangkan ekonsistem kewirausahaan di Indonesia melalui pendampingan yang lebih terstruktur dan profesional guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital.

Mahasiswa Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia Kunjungi BLOCK71 NUS Singapura dalam Program International Student Mobility

Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia kembali mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan internasional melalui program international student mobility dengan mengunjungi National University of Singapore atau NUS. Sebagai salah satu universitas bergengsi di dunia, NUS menjadi salah satu destinasi pembelajaran mahasiswa dalam memahami ekosistem inovasi, kewirausahaan, dan pengembangan startup di level global.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia berkesempatan mengunjungi BLOCK71, sebuah pusat pengembangan startup yang dikenal sebagai tempat lahir dan berkembangnya berbagai perusahaan rintisan hingga unicorn dari berbagai negara. Kegiatan ini menjadi pengalaman langsung bagi mahasiswa untuk melihat bagaimana ekosistem startup dibangun dan dikembangkan secara profesional di lingkungan internasional. Selama berada di BLOCK71, mahasiswa mengikuti sesi tur fasilitas untuk mengenal berbagai ruang kerja, area kolaborasi, serta lingkungan pendukung yang digunakan oleh startup dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis mereka. Mahasiswa juga diperkenalkan pada budaya kerja startup yang menekankan inovasi, kolaborasi, dan keberanian dalam mengembangkan ide baru.

Tidak hanya melakukan tur, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan berdiskusi dan melakukan sesi tanya jawab bersama Fifi Pang, Associate Director, Strategy & Partnership, NUS Enterprise. Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh berbagai insight mengenai perkembangan startup global, tantangan dalam membangun perusahaan rintisan, hingga peluang kolaborasi lintas negara dalam dunia kewirausahaan digital.

BLOCK71 sendiri telah berdiri sejak tahun 2011 dan dikenal sebagai salah satu ekosistem startup terkemuka yang mendukung pertumbuhan berbagai perusahaan rintisan dari beragam latar belakang industri dan negara. Melalui jaringan yang dimiliki, BLOCK71 menghadirkan ruang bagi startup untuk berkembang melalui akses terhadap mentor, investor, komunitas, hingga berbagai program akselerasi bisnis. Saat ini, BLOCK71 telah memiliki berbagai cabang di sejumlah negara, seperti Jepang, Vietnam, Amerika Serikat, hingga Indonesia. Di Indonesia, BLOCK71 hadir di tiga kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Kehadiran BLOCK71 di Indonesia turut membantu startup lokal untuk terhubung dengan ekosistem yang lebih luas, termasuk mentor, investor, serta berbagai program yang mampu mendukung pertumbuhan bisnis mereka.

Bagi mahasiswa Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia, kunjungan ini menjadi kesempatan berharga untuk memahami secara langsung bagaimana startup bertumbuh dalam ekosistem internasional yang kompetitif. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai peluang pengembangan bisnis digital di masa depan. Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan sekaligus memperluas relasi mahasiswa, khususnya bagi mereka yang memiliki minat dalam bidang kewirausahaan dan pengembangan startup. Melalui interaksi dengan praktisi dan ekosistem internasional, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh inspirasi baru dalam membangun inovasi dan bisnis berbasis digital.

Perwakilan dari NUS, Fifi Pang, Memberikan Penjelasan Kepada Mahasiswa

Pemberian Cinderamata Sebagai Bentuk Kenang-Kenangan Kunjungan Bisnis Digital UII di BLOCK71

Alhamdulillah, Mahasiswa Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia Raih 6 Medali di INDES 2026 Malaysia

Program Studi Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam ajang the 15th International Invention, Innovation and Design Competition 2026 atau INDES 2026. Kompetisi internasional tersebut diselenggarakan pada 14 Mei 2026 di UiTM Cawangan Perak, Malaysia, dan menjadi wadah bagi peserta dari berbagai negara untuk memamerkan hasil reka cipta, inovasi, dan desain yang memiliki potensi paten serta nilai komersial.

Pada partisipasinya tahun ini, Program Studi Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia berhasil membawa pulang enam medali yang terdiri dari satu medali emas, empat medali perak, dan satu medali perunggu. Capaian ini menjadi bukti mahasiswa Bisnis Digital UII dapat menghadirkan inovasi yang mampu bersaing di level internasional.

Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia mengirimkan enam kelompok mahasiswa yang berasal dari semester 2 hingga semester 6. Keenam kelompok tersebut menampilkan beragam solusi inovatif yang berangkat dari isu sosial, ekonomi, hingga kebutuhan masyarakat berbasis teknologi digital. Adapun karya yang dipamerkan meliputi JELAJAHIN, aplikasi perencanaan travelling berbasis AI; JARINGAU, pestisida ramah lingkungan berbahan dasar jaringau; WORKABLEHUB, aplikasi pencari kerja khusus penyandang disabilitas; SAVERA, aplikasi pemantauan bahan makanan berbasis kode QR; SAWANTARA, aplikasi penghubung petani dengan konsumen akhir; serta ELECTROVICE, aplikasi penghubung pengguna dengan penyedia jasa reparasi perangkat elektronik.

Selama pelaksanaan INDES 2026, para mahasiswa tidak hanya mengikuti proses penjurian, namun juga memamerkan karya mereka kepada peserta dan pengunjung dari berbagai negara. Melalui sesi pameran, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan inovasi mereka sekaligus menerima berbagai masukan dari akademisi, praktisi, dan peserta internasional lainnya.

Tim ELECTROVICE Menjelaskan Produk Kepada Pengunjung

“Alhamdulillah kita bisa bawa pulang medali nih. Udah terbukti kalau kita bisa bikin produk yang diterima di pasar internasional,” ujar Yuda, salah satu peserta INDES 2026 yang berhasil membawa pulang medali.

Partisipasi dalam INDES sendiri telah menjadi agenda rutin Program Studi Bisnis Digital Universitas Islam Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong aktualisasi mahasiswa pada level internasional. Sebagai Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Islam Indoneisa, Bapak Arief Darmawan mengharapkan keikutsertaan ini dapat menjadi sarana kompetisi serta dimanfaatkan mahasiswa sebagai ruang pembelajaran untuk mengasah kemampuan komunikasi, presentasi ide bisnis, serta validasi inovasi di hadapan audiens global.

Program studi juga terus memberikan dukungan terhadap mobilitas internasional mahasiswa melalui berbagai program kompetisi, kolaborasi, maupun pengembangan jejaring global. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan industri dan inovasi digital di berbagai negara. Melalui partisipasi dalam INDES 2026, diharapkan mahasiswa mampu menunjukkan kemampuan kreativitasnya dan memperoleh pengalaman internasional serta membangun jejaring yang dapat mendukung pengembangan karier maupun inovasi di masa mendatang.

Proses Penilaian Produk Inovasi Mahasiswa Bisnis Digital UII Oleh Juri dari INDES 2026

© Copyright - Program Studi Sarjana Terapan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Islam Indonesia | Pengelolaan Situs Web | Pernyataan Sangkalan | Tampilan Lama | Konten dimutahirkan Agustus 2022